Aku teringat kembali masa itu.... masa dimana aku merasa amat nyaman berada di sampingnya. Sungguh aku ingin sekali kembali ke masa itu. Aku rindu... Rindu !! Dimana masa itu? Dimana dia?
Ya, dia yang aku sebutkan adalah seseorang yang dulu pernah merajai hatiku. Seseorang yang membuatku lupa akan bebanku. Seseorang yang membuatku tenang dikala aku gundah. Ya, dia adalah sesuatu yang berharga dalam hidupku.
Karna dia, aku mengerti arti kasih sayang yang sesungguhnya.
Karna dia, aku mengerti akan pengorbanan yang menyakitkan.
Karna dia, aku mengerti sakitnya perpisahan. Semua karna dia !!
5 tahun lalu, aku sangat menyayanginya. Kelembutannya, kehangatannya, kebaikkannya, itu hal yang sampai sekarang aku rindukan darinya. Aku bahagia karna dia, aku tersenyum karna dia, bahkan aku menangis semata-mata untuknya. Aku sangat menyayanginya lebih dari diriku sendiri.
Sempat aku berpikir, bukanlah aku wanita yang tepat mendampinginya. Aku merasa tidak pantas menemani hari-harinya selama 10 bulan.
Aku putuskan untuk pergi meninggalkannya.
Aku sendiri, merasa sunyi karna ada yang hilang dari hidupku. Aku meninggalkannya bukan tanpa sebab! Aku rela, aku ikhlas melepasnya karna aku begitu menyayanginya!! Aku berharap, dia bisa mendapatkan Cinta melebihi Cinta yang aku berikan. Aku berharap, dia bisa menemukan seseorang yang bisa menjaganya saat suka dukanya.
Perasaanku memang perih, terasa teriris dan mati. Aku mengikhlaskan sesuatu yang berharga demi senyumnya, demi bahagianya. Maafkan aku! Jika kau mengerti perasaanku, kau akan tahu dalamnya Cinta yang ada di hatiku hanya untukmu. Maafkan aku, karna telah menyakiti hati dan perasaan yang jelas kau hadirkan untukku. Aku hanya ingin kau bahagia! Aku hanya ingin kau mendapat yang terbaik!
Jika aku ditanya, mengapa aku menyayangimu, aku takkan menjawab! Aku tak menjawab bukan berarti aku bungkam, tapi aku memang tidak tahu kenapa aku bisa menyayangimu setulus hatiku. Bagiku, rasa sayang itu Anugerah yang bisa datang kapan saja, dimana saja, dan siapapun orangnya. Jika aku bilang aku menyayangimu karna kamu tampan, lalu apa aku akan bilang seperti itu jika suatu saat ketampananmu berubah menjadi buruk??! Tidak ! Aku hanya mengetahui 1 hal. Aku menyayangimu tulus!
Pernahkan kau tahu? Saat aku dikhianati sahabatku? Aku berusaha tegar dan tertawa, padahal hatiku menangis!!! Apa kau juga tahu, saat namamu disebut-sebut olehnya? Aku teriris!! Aku hanya bisa menangis diantara fitnah yang dibuat sahabatku. Sayang, aku bukan orang pendendam. Sesakit apapun sahabatku menyakitiku, aku takkan membalas! Biar bagaimanapun dia adalah sahabatku yang dulu pernah menyayangiku.
Sama halnya denganmu! Sadarkah kau telah menyakiti hatiku?? Kau tidak akan tahu!!
Melihatmu bersama orang lain, membuatku amat terasa sakit! Aku sakit bukan karna aku cemburu, tapi karna orang yang kau pilih tidak tepat!! Aku tidak ingin kau disakiti, aku tidak ingin kau sedih. karna aku adalah orang yang pertama menangis bila melihat orang yang aku sayang terlihat sedih.
Aku jauh, tapi aku selalu disini karnamu, untukmu. Aku tidak berharap kau menjadi milikku, aku hanya berharap kau bisa mendapat pengganti yang jauh lebih baik dariku.
Maafkan aku yang telah menyia-nyiakanmu. Aku sadar, aku tidak bisa menjagamu disana. Aku selalu mengingatmu disini, aku merindukanmu disini. Aku pergi untuk kebaikanmu. Meski hatiku perih, aku rela demi melihatmu bahagia.
Terima kasih atas apa yang telah kau beri. Sampai kapanpun kau ada di hatiku, kau ada dalam ingatanku. Cinta sedalam ini hanya ada untukmu. Cerita cinta ini akan selalu ku kenang. Aku harap, kau bisa benar-benar sembuh dari penyakitmu yang membuatku turut merasakan sakit.
Sejak lama aku selalu berharap, kau akan mengerti, kau akan membaca puisi-puisiku untukmu, dan kau akan sadar seberapa dalam rasa ini untukmu.
Mungkin aku memang salah telah menyayangimu hingga saat ini, tapi akupun sulit untuk membohongi diri kalau aku memang merindukanmu, aku masih menyayangimu.
Kau yang mengajarkanku sabar, kau mengajarkanku untuk menghargai, kau yang membuatku lebih dewasa. Sampai kapan aku seperti ini akupun tidak tahu.
Semoga aku cepat melupakanmu dari hati dan pikiranku. Aku inginkan kau bahagia.
^_^
Semoga kita tetap pada jalan kita, agar kita tidak bertemu kelak.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar